1.
Pengertian Perpetual Inventory Card (Cardex)
Perpetual Inventory Card atau
sering disebut Cardex adalah kartu catatan persediaan yang digunakan
untuk mencatat setiap transaksi masuk dan keluar barang secara terus menerus
(perpetual) sehingga jumlah persediaan dapat diketahui setiap saat tanpa
harus menunggu perhitungan fisik (stock opname).
Cardex biasanya digunakan di bagian store/gudang
restoran atau hotel untuk mencatat semua pergerakan stok seperti:
·
barang diterima dari
supplier (receiving)
·
barang dikeluarkan ke
kitchen atau bar (requisition)
·
barang dikembalikan, rusak,
atau kedaluwarsa.
2.
Fungsi Perpetual Inventory Card (Cardex)
Perpetual Inventory Card memiliki fungsi
penting dalam sistem pengendalian biaya dan pengelolaan gudang restoran/hotel,
yaitu:
|
Fungsi |
Penjelasan |
|
1.
Mengontrol Persediaan Barang |
Memantau
jumlah stok secara real-time tanpa menunggu stock opname. |
|
2.
Mengetahui Posisi Barang Setiap Saat |
Menunjukkan
saldo akhir setiap bahan setelah transaksi masuk/keluar. |
|
3.
Membantu Menghitung Cost of Goods Used (COGU) |
Data dari
cardex digunakan untuk menghitung biaya pemakaian bahan makanan/minuman. |
|
4.
Mengurangi Risiko Kekurangan atau Kelebihan Stok |
Menjadi
alat bantu untuk perencanaan pembelian agar tidak terjadi overstock atau
stock-out. |
|
5.
Mendukung Sistem Audit Internal |
Sebagai
bukti pencatatan transaksi barang yang bisa dibandingkan dengan hasil stock
opname fisik. |
|
6.
Memudahkan Analisis Loss dan Waste |
Selisih
antara stok fisik dan catatan cardex dapat menunjukkan adanya kehilangan,
pemborosan, atau kesalahan pencatatan. |
Kesimpulan
|
Aspek |
Keterangan |
|
Nama Lain |
Bin Card
/ Store Ledger / Stock Card |
|
Tujuan
Utama |
Menyediakan
informasi stok secara akurat dan berkelanjutan |
|
Lokasi
Penggunaan |
Gudang makanan,
minuman, linen, atau bahan non-food |
|
Dikelola
Oleh |
Storekeeper
/ Inventory Controller |
|
Kegunaan
Tambahan |
Sebagai
dasar laporan inventory control dan analisis food cost variance |
Format
Perpetual Inventory Card
Keterangan :
Description : Nama barang
Unit : Satuan ( kg, liter, tabung dll )
Parstock : Stock aman bisa
diartikan persediaan minimal
Re Order point :
jumlah dimana apabila sudah mencapai
jumlah tersebut, bagian gudang harus memesan barang
Saldo awal :
Persediaan awal pada awal bulan, pengisiannya
disimpan di kolom balance
Date :
Tanggal transaksi
Reff :
Keterangan
In :
Barang masuk
Out :
Barang keluar
Balance :
Sisa barang
Unit Price :
Harga per unit
Avrages Price :
Harga rata rata per unit
Value : hasil perkalian Balance X
averages price
EmoticonEmoticon